BANGKA BARAT, infoupdate.co — Sebagai bagian dari implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) melaksanakan program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) melalui kegiatan budidaya ikan air tawar.
Program ini dikembangkan di Desa Tebing, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, dengan tujuan meningkatkan kapasitas ekonomi lokal serta mendorong kemandirian masyarakat desa.
Kamis, 21 Agustus 2025, program tersebut mendapat respons positif dari Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, yang turut hadir langsung di lokasi kegiatan. Dalam kunjungannya, Wakil Bupati menyalurkan bantuan berupa 2.000 ekor benih ikan lele dan 500 ekor benih ikan nila sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif mahasiswa Unmuh Babel.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan bersama jajaran Muspika, antara lain Kapolsek Kelapa, Camat Kelapa, dan Kepala Desa Tebing.
“Bantuan ini adalah langkah strategis dalam memperkuat sektor budidaya ikan air tawar di Kecamatan Kelapa, khususnya di Desa Tebing. Fokus kami adalah mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Yus Derahman dalam sambutannya.
Program ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat desa berbasis potensi lokal. Unmuh Babel berharap, melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kepekaan sosial dan keterampilan praktis, tetapi juga mampu berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah.
Dalam kesempatan ini, Dr. M. Adha Al Kodri, S.Sos., M.A., selaku Ketua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), bersama Zakia Ayu Lestrari, M.Par., dan Deri Kusmadeni, S. Kom., M.M., dari Universitas Anak Bangsa (Unaba) turut hadir memberikan dukungan.
Dr. Adha menyampaikan, “Insya Allah dalam beberapa minggu ke depan akan ditambahkan lagi bibit ikan lele dan nila. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar mahasiswa dapat memberikan pelatihan kewirausahaan, terutama dengan memanfaatkan bahan ikan yang mudah didapat dan terjangkau.”
Lebih lanjut, ia menambahkan, “Angka stunting di wilayah ini masih cukup tinggi. Kami berharap dengan bantuan bibit lele dan nila ini, mahasiswa dapat memberdayakan masyarakat melalui kegiatan seperti workshop atau seminar yang difokuskan pada penanganan stunting. Program ini juga mendapat dukungan penuh dari tim PKK Desa dan Kabupaten Bangka Barat,” pungkas Adha. (MJ/rilUnMuh Babel)













