Pangkalpinang

Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Warga, Pemkot Pangkalpinang Siap Launching Serentak 12 Juli

×

Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Warga, Pemkot Pangkalpinang Siap Launching Serentak 12 Juli

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, infoupdate.co — Pemerintah Kota Pangkalpinang menargetkan pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan sebagai strategi memperkuat ekonomi kerakyatan. Pemkot menyiapkan launching serentak pada 12 Juli 2025 mendatang, bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional.

Koperasi ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal berbasis komunitas. Beragam unit usaha yang bisa dikembangkan sesuai potensi masyarakat, seperti simpan pinjam, toko sembako, apotek, klinik, hingga usaha jasa lainnya.

“Ini bukan program biasa, ini perintah nasional yang harus kita laksanakan. Minimal satu koperasi di setiap kelurahan harus terbentuk dan terdaftar secara resmi melalui akta notaris sebelum 12 Juli,” tegas Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan UMKM Kota Pangkalpinang, Andika Saputra.

Andika menjelaskan, koperasi akan diberi nama ‘Koperasi Kelurahan Merah Putih’ disesuaikan dengan nama kelurahan masing-masing. Tujuan utama pembentukan koperasi ini adalah membangun ekosistem ekonomi yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan di tingkat kelurahan.

Program ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden dan Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri yang mendorong percepatan pembentukan koperasi di seluruh wilayah. Kementerian Koperasi, Kementerian Sosial, Kementerian Perdagangan, dan pemerintah daerah akan bersinergi dalam pelaksanaannya.

“Kami juga menggandeng tujuh notaris untuk mempermudah proses legalisasi koperasi, serta membuka jalur komunikasi langsung untuk pendampingan,” ujarnya.

Pemkot turut menanggung biaya pembukaan rekening koperasi agar tidak menjadi beban bagi pengurus. Di sisi lain, struktur pengurus koperasi diminta inklusif, melibatkan tokoh masyarakat, PKK, karang taruna, hingga LSM setempat. Lurah akan berperan langsung sebagai pengawas koperasi.

“Pak Lurah melekat sebagai pengawas koperasi. Ini penting agar pelaksanaan koperasi benar-benar transparan, akuntabel, dan berpihak pada masyarakat,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi kendala teknis di lapangan, Dinas Koperasi akan membentuk grup koordinasi yang melibatkan lurah, camat, dan OPD terkait. Andika juga mengimbau agar musyawarah kelurahan khusus segera digelar sebagai tahap awal pembentukan koperasi.

Andika juga menegaskan, koperasi ini bukanlah proyek bantuan langsung, melainkan penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat.

“Ini bukan proyek bagi-bagi dana. Kita mulai dari membangun sistem dan kelembagaan dulu. Soal pendanaan, nanti bisa diakses melalui program-program kementerian sesuai jenis usaha yang dijalankan,” pungkasnya.

Pemkot kini menyiapkan lokasi strategis untuk seremoni launching serentak, dengan Lapangan Merdeka sebagai salah satu opsi. Pemerintah optimistis, koperasi Merah Putih akan menjadi pilar penting dalam mendorong kemandirian ekonomi warga Pangkalpinang. (aka) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *