Bangka TengahDaerahPendidikan

UNMUH Babel Beri Pelatihan E-Learning Berbasis AI di SD Negeri 3 Sungaiselan

×

UNMUH Babel Beri Pelatihan E-Learning Berbasis AI di SD Negeri 3 Sungaiselan

Sebarkan artikel ini

BANGKA TENGAH, infoupdate.co – Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (UNMUH Babel) meluncurkan program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital para guru di SD Negeri 3 Sungaiselan. Dengan judul “Optimalisasi Pembelajaran Digital: Pelatihan E-learning Educandy Berbasis AI”, kegiatan ini dikomandoi oleh M. Iqbal Arrosyad dari Program Studi PGSD dan Dedy Putranto dari Program Studi PJKR, seperti dilansir https://unmuhbabel.ac.id.

Pelatihan ini fokus pada pemanfaatan teknologi e-learning dengan platform Educandy dan Sketsa Board, sebagai sarana untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Proses pelatihan melibatkan analisis kebutuhan, perancangan materi, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi secara menyeluruh. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta menyambut baik materi pelatihan yang dianggap sangat jelas dan mudah dipahami. Sebanyak 66,7% peserta juga mengungkapkan kepercayaan diri yang tinggi dalam menerapkan media pembelajaran digital di kelas mereka.

Meskipun demikian, kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan jaringan internet di beberapa wilayah. Sebagai simpulan dari kegiatan ini, pelatihan berbasis praktik terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan para guru dalam mengadopsi teknologi pembelajaran. Untuk menjaga keberlanjutan program, disarankan adanya pendampingan lanjutan serta peningkatan infrastruktur pendukung yang lebih baik.

Program ini tidak hanya memberikan bekal keterampilan baru kepada para pendidik, tetapi juga mengilhami pengembangan lebih lanjut dalam integrasi teknologi dalam pembelajaran di tingkat dasar.

“Harapannya setelah kegiatan ini diadakan, guru-guru di SD Negeri 3 Sungaiselan bisa lebih semangat dalam belajar teknologi media pembelajaran walaupun kadang terkendala sinyal. Karena anak-anak perlu mendapatkan fasilitas dan pengalaman yang sesuai perkembangan zaman. Semoga pemerintah juga turut memperhatikan sekolah yang berada di pinggiran terkait fasilitas pembelajaran,” pungkas Iqbal dan Dedy. (ril/unmuh babel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *