BelitungHeadlinePangkalpinang

BMKG Imbau Masyarakat Pesisir di Pangkalpinang dan Tanjungpandan Belitung Waspadai Potensi Banjir Rob

×

BMKG Imbau Masyarakat Pesisir di Pangkalpinang dan Tanjungpandan Belitung Waspadai Potensi Banjir Rob

Sebarkan artikel ini
foto:ilustrasi

JAKARTA, infoupdate.co — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi terjadinya banjir pesisir (ROB) di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di wilayah pesisir Kota Pangkalpinang dan Kota Tanjungpandan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Sebagaimana dikutip dari laman https://maritim.bmkg.go.id/, peringatan ini disampaikan dalam press release tertanggal 16 Juli 2025, tentang Informasi Potensi Banjir Pesisir (ROB) di Wilayah Pesisir Indonesia, yang ditandatangani Direktur Meteorologi Maritim Dr. Eko Prasetyo, MT.

Dijelaskan, bahwa adanya fenomena Fase Perigee (jarak terdekat bumi- bulan) pada tanggal 20 Juli 2025 dan Fase Bulan baru
tanggal 24 Juli 2025 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia, diantaranya:

● Pesisir Sumatera Utara
● Pesisir Kep. Riau
● Pesisir Sumatera Barat
● Pesisir Jambi
● Pesisir Kep. Bangka Belitung
● Pesisir Banten
● Pesisir Jakarta
● Pesisir Jawa Barat
● Pesisir Jawa Tengah
● Pesisir D. I. Yogyakarta
● Pesisir Jawa Timur
● Pesisir Nusa Tenggara Barat
● Pesisir Nusa Tenggara Timur
● Pesisir Kalimantan Selatan
● Pesisir Kalimantan Tengah
● Pesisir Kalimantan Barat
● Pesisir Sulawesi Utara
● Pesisir Maluku
● Pesisir Papua Selatan

Untuk di wilayah pesisir Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, potensi terjadi banjir Rob berada di wilayah pesisir Kota Pangkalpinang dan Kota Tanjungpandan. Banjir Rob di wilayah tersebut diprediksi terjadi pada tanggal 21Juli hingga 28Juli 2025

Potensi banjir pesisir yang secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG melalui : ● Call center 021-6546315/18, ● Call center BMKG 196, ● http://maritim.bmkg.go.id, ● Follow twitter dan Instagram @BMKGmaritim, ● ataudapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.(raf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *