PALEMBANG, infoupdate.c0 – Senin pagi, 5 Mei 2025, menjadi momen bersejarah bagi Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel), Ir. Fadillah Sabri, S.T., M.Eng., IPM. Di ruang Sidang A, Kantor LLDIKTI Wilayah II, ia menerima Surat Keputusan Jabatan Fungsional Lektor Kepala (Associate Professor) dari Kepala LLDIKTI Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc.
Dengan senyum hangat dan wajah penuh rasa syukur, Rektor Fadillah Sabri berdiri tegap menerima penghargaan tersebut di bidang keilmuan Rekayasa Sumber Daya Air.
“Selamat kepada Bapak Fadillah Sabri atas capaian jabatan Lektor Kepala. Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi bagi dosen-dosen di Unmuh Babel,” ujar Prof. Iskhaq dalam sambutannya.
Ia juga menyinggung program “Diktisaintek Berdampak” yang baru saja diluncurkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 2 Mei lalu.
“Saya sudah melihat sendiri bagaimana Unmuh Babel menunjukkan dampak luar biasa dalam memajukan pendidikan tinggi di Bangka Belitung. Semoga program-program yang dijalankan Pak Rektor terus berkembang dan membawa Unmuh Babel meraih pencapaian besar,” lanjutnya.
Dukungan juga datang dari Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd., Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unmuh Babel. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya pencapaian akademik sebagai tanggung jawab bersama.
“Alhamdulillah, semoga pencapaian ini mendorong dosen lain untuk meningkatkan jenjang akademiknya. Semua punya peluang yang sama. Mari kita dorong yang belum S3 untuk segera memulai prosesnya. Peningkatan kualitas akademik adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Bagi Fadillah Sabri, jabatan ini bukan sekadar gelar akademik. Ia menegaskan pentingnya ilmu yang berdampak.
“Ilmu, jika hanya berhenti pada gelar, tak ubahnya sebilah pedang yang disarungkan—tajam tapi tak digunakan. Ilmu harus menyentuh, mengubah, dan mengangkat kehidupan banyak orang,” ungkapnya.
Ia pun menyampaikan rasa syukur dan harapan agar capaian ini menjadi motivasi bagi sivitas akademika Unmuh Babel.
“Segala puji bagi Allah atas anugerah ini. Semoga menjadi motivasi bagi seluruh dosen untuk lebih cepat, rajin, dan berkomitmen. Yang terpenting, apa yang kita capai harus berdampak pada kemajuan kampus dan masyarakat Bangka Belitung. Kita harus berjalan seiring dengan semangat ‘Kampus Berdampak’ dari Kemdiktisaintek,” tuturnya.
Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan panjangnya—tenaga kependidikan, tim SDM, dan seluruh kolega. Sebuah kalimat bermakna menjadi penutupnya:
“Pandai bersyukur, pandai berbagi, dan pandai berterima kasih.” (*/unmuh babel)













