Bangka SelatanPangkalpinang

PWI Babel Siapkan Tiga Armada Logistik Angkut Bantuan ke Pengungsian Kebakaran Serdang Pagi Ini

×

PWI Babel Siapkan Tiga Armada Logistik Angkut Bantuan ke Pengungsian Kebakaran Serdang Pagi Ini

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, infoupdate.co — Tim Posko Kemanusiaan PWI Babel Peduli mulai menaikkan ratusan paket barang bantuan ke atas armada angkutan pada Selasa (13/10/2026) pagi.

Sebanyak tiga unit kendaraan yang terdiri dari satu dump truck dan dua mobil pick up dikerahkan untuk mengangkut seluruh logistik dari Pangkalpinang menuju lokasi pengungsian di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan.

Sejak pagi, tim muali sibuk menyusun kasur, selimut, bahan pangan balita, hingga perlengkapan sanitasi agar muatan truk dan pick up tersebut aman selama perjalanan.

Ketua PWI Babel, M. Fathurrakhman, menyampaikan bahwa pemberangkatan ini sesuai dengan jadwal tanggap darurat yang telah dirancang sejak penggalangan dana dibuka. Seluruh barang yang dibawa hari ini merupakan hasil konversi donasi masyarakat yang telah menyentuh angka Rp 142,5 juta.

“Sesuai rencana, pagi ini seluruh barang bantuan yang sudah kami belanjakan kemarin langsung di-loading ke armada. Ada satu dump truk dan dua pick up yang kita siapkan karena volume barangnya cukup banyak, terutama kasur lipat, karpet, dan bantal untuk alas tidur pengungsi,” kata pria yang akrab disapa Boy ini di sela-sela aktivitas pemuatan barang, Selasa (13/10/2026).

Boy menegaskan, tim relawan PWI Babel ikut mengawal langsung rombongan armada ini hingga ke titik pengungsian di halaman SD Negeri 7 Simpang Rimba. Langkah ini dilakukan agar proses bongkar muat dan pembagian logistik di lapangan bisa berjalan cepat dan langsung menyasar kelompok rentan.

“Kami kawal langsung sampai ke tenda-tenda darurat. Fokus kami adalah memastikan popok, susu anak, pembalut wanita, dan lauk-pauk kering ini segera terdistribusi hari ini juga ke tangan ibu-ibu dan anak-anak yang sangat membutuhkan,” tambah Boy.

Seperti diketahui, kebakaran besar yang menghanguskan sekitar 500 rumah pada Sabtu lalu (10/10/2026) memaksa 2.000 jiwa bertahan di posko darurat dengan fasilitas seadanya.

Boy berharap, kehadiran tiga armada bantuan dari PWI Babel ini dapat menutup kelangkaan perlengkapan tidur dan sanitasi yang menjadi keluhan utama para pengungsi selama beberapa waktu terakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *