PANGKALPINANG, infoupdate.co -– Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya atau BPJ menyatakan nuklir sebagai sumber energi atau untuk perdamaian hari ini sudah sangat aman. Hanya saja harus dengan memakai teknologi yang sudah terbukti.
Pernyataan ini disampaikan BPJ saat dialog menjelang “Buka Puasa Bersama Pimpinan Media se-Babel” di Swiss-Bellhotel Pangkalpinang, Selasa (3/3/2026).
“Hari ini nuklir sebagai sumber energi sudah sangat aman. Sudah sangat berkembang dan digunakan sejumlah negara seperti Amerika sekitar 60 persen PLTN, Rusia, China dan lainnya. Hanya saja, harus dengan teknologi yang sudah terbukti (proven),” ujar BPJ.
Saat ini, menurutnya, perusahaan General Electric (GE) dari Amerika dan Hitachi dari Jepang kabarnya berminat mengembangkan PLTN di Indonesia. Bahkan saat ini sudah menjadi kebijakan energi nasional terkait pengembangan nuklir untuk energi.
BPJ memberikan contoh negara yang saat ini sedang mengembangkan PLTN berkapasitas besar mencapai 40 Giga Watt (GW) adalah Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.
Hanya saja, BPJ mengigatkan terkait arah kebijakan energi nasional jangan sampai heboh sehingga masyarakat salah paham yang bukannya mendukung, tapi justru sebaliknya.
“Kita dorong dengan teknologi yang proven (terbukti) nuklir menjadi energi alternatif. Terjadinya pro kontra itu disikapi dengan harus diatur sosialisasinya dengan lebih baik. Kita sudah bahas dengan Dewan Energi Nasional (DEN) dan sudah saya sampaikan dengan BAPETEN,” tegas BPJ. (001)













