PANGKALPINANG, infoupdate.co – Ribuan warga memadati Lapangan Pasir Padi untuk menyaksikan pembukaan Festival Pasir Padi 6 Peh Cun 2025 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 31 Mei–1 Juni 2025. Festival tahunan ini menampilkan beragam atraksi budaya, perlombaan unik, bazar UMKM, serta hiburan dari artis nasional.
Festival dibuka dengan lomba Duathlon dan dilanjutkan tradisi khas Peh Cun, yakni lomba mendirikan telur, yang selalu menyedot perhatian warga. Suasana semakin meriah saat peserta mencoba menegakkan telur tepat di tengah lapangan, disambut sorak dan gelak tawa penonton.
Sejumlah lomba lainnya turut memeriahkan acara, seperti lomba makan otak-otak tercepat, lomba layang-layang hias, dan senam sehat bersama. Bazar UMKM yang menyuguhkan produk kerajinan dan kuliner lokal juga menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung dari berbagai kalangan.
Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa Festival Pasir Padi bukan sekadar hiburan, melainkan juga wadah mempererat kebersamaan dan memperkuat identitas budaya masyarakat.
“Ini bukan sekadar festival, tapi pesta rakyat! Masyarakat tumpah ruah di sini, bersatu dalam budaya dan keceriaan, tentu dengan memegang erat konsep Thongin Fangin Jitjong yang begitu kental di bumi Bangka Belitung ini,” ujarnya, Sabtu (31/5/2025).
Unu menambahkan, festival ini merupakan momentum strategis untuk promosi budaya lokal, pemberdayaan UMKM, serta meningkatkan daya tarik pariwisata Pangkalpinang. “Harapannya, event seperti ini bisa menjadi magnet wisata tahunan,” katanya.
Kehadiran artis nasional Ayu Azhari turut menyemarakkan festival. Tampil kasual dan hangat menyapa warga, Ayu mengaku antusias bisa hadir untuk pertama kalinya di Festival Peh Cun.
“Acaranya seru, kreatif, dan sangat mencerminkan kearifan lokal. Semoga makin dikenal secara nasional,” ucapnya sebelum naik ke panggung utama.
Grup musik Diskoranda juga menghibur pengunjung dengan alunan musik enerjik yang membuat suasana semakin bergemuruh. Sementara itu, salah satu momen yang paling dinanti adalah pengundian doorprize utama berupa satu tiket Umroh gratis.
Festival Peh Cun merupakan tradisi masyarakat Tionghoa yang dirayakan setiap tanggal 5 bulan 5 dalam kalender Imlek. Selain dikenal sebagai Peh Cun, perayaan ini juga disebut Bakcang atau Duanwu Jie. Melalui festival ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap tradisi Peh Cun terus hidup sebagai simbol kebersamaan, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi lokal. (*/red)













