BangkaDaerahPariwisata dan BudayaPolitik

Nostalgia Penuh Makna, Imam Wahyudi Kunjungi Ponpes Al Islam Kemuja

×

Nostalgia Penuh Makna, Imam Wahyudi Kunjungi Ponpes Al Islam Kemuja

Sebarkan artikel ini

BANGKA, infoupdate.co  – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Imam Wahyudi, melakukan kunjungan penuh makna ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Islam, Desa Kemuja,  Kabupaten Bangka, Sabtu (31/5/2025).  Kunjungan ini menjadi nostalgia bagi Imam yang merupakan salah satu alumni ponpes tertua di Bangka tersebut.

Imam Wahyudi terlihat sangat antusias dan haru saat bersilaturahmi dengan para pengasuh dan santri Ponpes Al Islam. Ia mengenang masa-masa dirinya menimba ilmu agama di tempat tersebut, termasuk pengalaman unik yang masih melekat kuat dalam ingatannya.

“Saya masih ingat pernah dihukum di pelasah, disuruh milih rotan besar atau kecil. Saya pilih yang kecil, ternyata yang kecil ini justru yang paling terasa,” kenang Imam sembari tertawa.

Ponpes Al Islam dikenal sebagai salah satu pondok pesantren tertua di Pulau Bangka. Menurut Imam, hanya ada dua ponpes tertua di wilayah tersebut, yakni Ponpes Al Islam dan Ponpes Batu Rusa. Namun sangat disayangkan, Ponpes Batu Rusa kini sudah tidak lagi beroperasi. Hingga hari ini, hanya Ponpes Al Islam yang masih eksis dan terus melahirkan generasi baru.

Pimpinan Ponpes Al Islam, Drs. Saimi Sahwi, menyambut hangat kedatangan Imam Wahyudi. Ia mengaku bangga melihat alumni ponpes yang kini menjadi tokoh publik dan terus menunjukkan kepeduliannya terhadap lembaga pendidikan yang telah membentuknya.

“Kami selalu menanti-nanti kehadiran para alumni. Hari ini kami sangat bersyukur, Imam Wahyudi yang merupakan anggota DPRD provinsi dan alumni ponpes ini, bisa hadir. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujar Saimi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan agar para alumni bisa terus memberi kontribusi, bahkan menjadi pemimpin di daerah.

“Jujur saja, selama ini belum ada kepala daerah dari alumni kita. Tapi kalau nanti ada alumni yang maju, insyaallah kita dukung sepenuhnya,” tegasnya.

Kunjungan ini menjadi momen penting, tidak hanya sebagai nostalgia Imam Wahyudi, tetapi juga sebagai pengingat bahwa pondok pesantren adalah pilar penting dalam membentuk karakter dan kepemimpinan generasi bangsa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *