download.png
AdvertorialPangkalpinangPendidikan

Pangkalpinang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi Kota Layak Anak secara Virtual

×

Pangkalpinang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi Kota Layak Anak secara Virtual

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, infoupdate.co – Verifikasi Lapangan Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) tahun 2025 oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (21/04/2025). Pj Wali Kota Pangkalpinang, M Unu Ibnudin hadir langsung pada pembukaan secara zoom meeting di Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Unu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momen penting dalam upaya mewujudkan Pangkalpinang sebagai kota yang ramah terhadap anak. Dalam arahannya, ia mengungkapkan telah mendengar arahan langsung dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

“Jika masih ada kekurangan, kita diberi kesempatan dua hari untuk melengkapinya. Bila perlu, kita lembur sampai tuntas. Kami optimis Pangkalpinang bisa naik peringkat menjadi KLA kategori Nindya, Utama, bahkan menjadi Kota Layak Anak sepenuhnya,” ujarnya.

Unu menegaskan bahwa keberadaan peraturan sudah menjadi dasar hukum untuk mewujudkan KLA. Pemkot Pangkalpinang memiliki kewajiban untuk memenuhinya secara nyata.

“Jangan sampai ada kebijakan tapi sarana dan prasarana belum memadai. Semua harus sesuai dengan ketentuan agar hak anak benar-benar terjamin,” tambahnya.

Verifikasi KLA sendiri mengacu pada Peraturan Menteri PPPA RI Nomor 12 Tahun 2011 tentang Indikator Kota Layak Anak, yang mencakup lima kluster hak anak: hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus.

Evaluasi tahunan ini menjadi langkah penting dalam pemantauan dan peningkatan kualitas pemenuhan hak anak di daerah. Dengan sinergi lintas sektor, Pangkalpinang diharapkan mampu menjadi kota yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan anak-anak.

“Semoga hari ini berjalan sukses, dan Pangkalpinang bisa menorehkan prestasi lebih tinggi dalam kategori Kota Layak Anak,” tutupnya. (aka/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *