PangkalpinangPendidikanPolitik

Lembaga Survei Universitas Pertiba Rilis Hasil Survei Pra-Pendaftaran Pilkada Ulang Pangkalpinang: Elektabilitas Molen Masih Tertinggi

×

Lembaga Survei Universitas Pertiba Rilis Hasil Survei Pra-Pendaftaran Pilkada Ulang Pangkalpinang: Elektabilitas Molen Masih Tertinggi

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, infoupdate.co  -– Lembaga survei Elekta Research Center, yang berada di bawah naungan Universitas Pertiba melalui Pusat Kajian Big Data dan Informasi, merilis hasil survei pra
pendaftaran Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang. Hasilnya, Maulana Aklil alias Molen masih menempati posisi tertinggi dalam tingkat elektabilitas bakal calon Wali Kota.

Survei ini dilaksanakan pada 14–19 Juni 2025 oleh 45 mahasiswa dari Fakultas Sains dan Informatika Universitas Pertiba, yang disebar ke seluruh kelurahan di Kota Pangkalpinang.
Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified multistage random sampling dan melibatkan sebanyak 351 responden.

Direktur Elekta Research Center sekaligus Dekan Fakultas Sains dan Informatika, Divo Dharma Silalahi, S.Si, M.Sc, Ph.D menyatakan bahwa survei ini merupakan bagian dari kajian
akademik untuk mengukur partisipasi dan persepsi masyarakat terhadap para kandidat bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

“Para mahasiswa yang ditugaskan berasal dari Program Studi Sains Data, Sistem Teknologi Informasi, dan Rekayasa Komputer. Mereka telah mendapatkan pelatihan metodologi survei
dan teknik sampling yang juga merupakan bagian dari kurikulum perkuliahan,” ujar Divo.

Berdasarkan hasil survei, dijelaskan bahwa 76,3% responden menyatakan akan berpartisipasi dalam Pilkada Ulang jika dilaksanakan hari ini. Sebanyak 5,7% menyatakan tidak akan
berpartisipasi (golput), sementara 18% lainnya belum memutuskan.

Dari simulasi 10 nama bakal calon Wali Kota yang ditanyakan, berikut lima nama dengan elektabilitas tertinggi:
1. Maulana Aklil (Molen) – 22,2%
2. Basit Cinda – 15%
3. Prof. Saparudin – 12,3%
4. Muhammad Sopian – 10,2%
5. Eka Mulya Putra (independen) – 8,7%

Sementara itu, dari 15 nama bakal calon Wakil Wali Kota, lima teratas adalah:
1. Radmida Dawam – 13,2%
2. Masagus M. Hakim – 10,8%
3. Dessy Irwansyah – 10,2%
4. Bong Ming Ming – 8,7%
5. Efendi Sugianto – 7,8%

“Angka-angka elektabilitas ini dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk reputasi, popularitas, dan latar belakang karier para kandidat,” kata Divo.

Berdasarkan persepsi masyarakat, survei juga mencatat bahwa 71% responden menilai figur calon wali kota dan wakil wali kota sama pentingnya, sementara 17,4% menganggap wali kota
lebih penting dan 11,6% menilai wakil wali kota lebih penting.

Menanggapi format pemilihan, sebanyak 39,2% responden berharap ada lebih dari satu pasangan calon untuk menghadirkan pilihan dan kompetisi gagasan. Adapun 17,7% masih
menginginkan calon tunggal, 30,8% tidak mempermasalahkan jumlah pasangan calon, dan 12,3% tidak memberikan pendapat.

Soal pelaksanaan Pilkada sebelumnya, 95,4% responden menilai prosesnya jujur dan adil, sementara hanya 4,6% menyatakan sebaliknya.

Rektor Universitas Pertiba, Dr. Suhardi, S.E., M.Sc., Ak., CA, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Pilkada sebelumnya. “Kita bersyukur
mayoritas masyarakat menilai Pilkada sebelumnya berlangsung jujur dan adil. Hal ini menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga penyelenggara, pemerintah, perguruan
tinggi, serta masyarakat, termasuk peran KPU dan Bawaslu,” ujar Suhardi.

Ia menekankan pentingnya sosialisasi Pilkada Ulang agar partisipasi masyarakat meningkat, mengingat masih ada 5,7% yang menyatakan akan golput. Ia juga menyatakan bahwa
lembaga survei Elekta merupakan bagian dari kontribusi universitas dalam pendidikan publik, riset independen, pengawasan partisipatif, dan pemeliharaan ketertiban selama proses
demokrasi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pertiba, Adisuputra, S.T., M.Kom., menegaskan komitmen kampus dalam menjaga profesionalisme dan independensi dalam setiap riset yang dilakukan.
“Kami ingin menjadi pusat referensi yang terpercaya dan objektif. Kami menjunjung tinggi integritas dalam setiap kegiatan survei,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Bagian Admisi dan Kehumasan Universitas Pertiba, Eddy Supriyadi, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa hasil survei bersifat dinamis. “Semua bakal calon masih punya peluang besar untuk meningkatkan simpati publik menjelang pendaftaran calon pada 26–28 Juni mendatang. Tunjukkanlah reputasi yang positif dan program kerja yang nyata,” tegas Eddy.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *