PangkalpinangPariwisata dan Budaya

Dibuka Wali Kota, MTQH XXXIV Kota Pangkalpinang Tahun 2026 Resmi Digelar

×

Dibuka Wali Kota, MTQH XXXIV Kota Pangkalpinang Tahun 2026 Resmi Digelar

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, infoupdate.co — Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIV tingkat Kota Pangkalpinang tidak sekadar menjadi seremoni pembukaan perlombaan keagamaan. Wali Kota Pangkalpinang Saparudin justru menyampaikan pesan reflektif tentang cara manusia memandang kebenaran di tengah perubahan zaman.

Berbicara di Balai Betason, Rabu (30/9/2026) malam, Saparudin mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan akal dan logika sebagai satu-satunya ukuran dalam menentukan kebenaran.

Menurut dia, perkembangan dunia saat ini membuat manusia semakin terbiasa mengukur segala sesuatu berdasarkan sesuatu yang dianggap masuk akal dan logis.

“Hari ini dunia ini semakin membawa kita ke arah pikiran-pikiran yang hanya menganggap bahwa kebenaran itu kalau masuk akal, kalau masuk logis,” kata Saparudin.

Ia kemudian mengaitkan pandangan tersebut dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dan hadis.

Saparudin menyampaikan bahwa dalam kehidupan beragama, kebenaran juga berkaitan dengan hati dan kalbu yang memperoleh petunjuk dari Allah SWT.

“Padahal sebetulnya kebenaran itu tidak ada di dalam akal logika kita. Kebenaran itu ada di dalam hati kita yang dibukakan oleh Allah cahaya untuk menerima Al-Qur’an, menerima hadis Rasulullah,” ujarnya.

Pesan tersebut disampaikan Saparudin di tengah harapannya agar MTQH tidak berhenti sebagai ajang mencari juara. Ia ingin kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan hadis.

Menurutnya, peserta MTQH harus mampu membawa nilai-nilai yang dipelajari selama perlombaan ke dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang lebih penting adalah bahwa anak-anakku semua akan menjadi sosok yang memberikan cahaya, memberikan berkah bagi keluarganya, bagi orang tuanya, bagi sanak saudaranya, teman-temannya,” katanya.

Ia juga mengajak para peserta untuk terus mensyiarkan nilai-nilai agama di lingkungan masing-masing, baik di sekolah, tempat bermain maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Saparudin berharap dari MTQH XXXIV akan lahir generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan.

Pemerintah Kota Pangkalpinang, kata dia, juga memberikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Pangkalpinang, LPTQ Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia serta para dewan hakim yang terlibat dalam pelaksanaan MTQH.

Ia berharap peserta terbaik dari Pangkalpinang nantinya mampu melanjutkan perjuangan pada MTQH tingkat provinsi hingga nasional.

Namun, bagi Saparudin, capaian tersebut bukan tujuan akhir.

Lebih jauh, ia ingin semarak MTQH memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat secara luas. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema selama kegiatan diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar membangun masyarakat Pangkalpinang yang semakin religius.

“Dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang terus bergema di Kota Pangkalpinang ini, kita berharap masyarakat kita semakin mencintai Al-Qur’an dan mencintai hadis, sehingga masyarakat kita mencintai Allah SWT, mencintai Rasulullah SAW,” ujar Saparudin.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *