PangkalpinangPariwisata dan BudayaPolitik

LVRI dan PPM Investigasi Klarifikasi Isu Veteran di Pangkalpinang

×

LVRI dan PPM Investigasi Klarifikasi Isu Veteran di Pangkalpinang

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, infoupdate.co – Pengurus Daerah Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Dinas Sosial Kota Pangkalpinang serta aparat Kelurahan Bukit Sari Kecamatan Gerunggang melakukan investigasi dan klarifikasi atas isu seorang warga yang mengaku sebagai pejuang veteran kemerdekaan namun merasa diabaikan.

Kunjungan investigasi dipimpin langsung oleh Ketua PPM sekaligus Wakil Sekretaris LVRI, Sapta Qodria Muafi, SH., MH, didampingi Sekretaris/Wakil Bendahara Joko Burhani, Humas Bona Tambunan, serta anggota lainnya. Dari pihak Dinsos hadir Kabid Sub Kepahlawanan dan Perintisan Sugiri Broto Raharso bersama staf Yeddy Abdi Arsyansyah. Aparat desa dipimpin Lurah Bukit Sari Indri Oktaniah, bersama Kasie Kesra, Babinkamtipmas, PSM, serta perwakilan RT setempat.

Pertemuan berlangsung di kediaman warga yang dimaksud di Jl. Bukit Nyato RT 06 RW 02, Kelurahan Bukit Sari, dengan suasana kekeluargaan. Pihak keluarga turut memberikan keterangan dan menunjukkan bukti fisik berupa dokumen, atribut, dan identitas pribadi.

Hasil Klarifikasi

  1. Kondisi fisik warga yang dimaksud masih sehat, namun terdapat indikasi ketidakstabilan kejiwaan yang memerlukan penanganan.
  2. Bukti dan keterangan yang diberikan tidak dapat membuktikan status beliau sebagai veteran pejuang kemerdekaan maupun veteran perdamaian.
  3. Dokumen dan atribut yang ditunjukkan dinilai tidak autentik dan tidak memiliki legalitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Tindak Lanjut

Meski klaim tidak terbukti, hasil investigasi membawa dampak positif:

  • Dinas Sosial akan menyalurkan bantuan sosial serta mendukung pemulihan kejiwaan.
  • Aparat desa berkomitmen untuk terus memantau dan membantu.
  • LVRI dan PPM akan menelusuri lebih lanjut ke kantor pusat LVRI terkait keterangan yang diberikan.

Isu penelantaran veteran yang sempat viral di media sosial dan beberapa portal berita dinyatakan tidak benar, karena yang bersangkutan bukan bagian dari veteran resmi. Klarifikasi ini diharapkan dapat meluruskan informasi publik sekaligus memastikan perhatian sosial tetap diberikan kepada warga yang membutuhkan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *